PRAMUKA DAN PENGAWASAN PEMILU
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Majalengka mengikuti Pembukaan Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR) via Online (Daring) bagi Anggota Saka Adhyasta Pemilu se-Jawa Barat, Selasa (12/05/2020).
Diikuti para pimpinan Bawaslu Majalengka terutama Mabisaka dan Pinsaka sebagaimana instruksi Bawaslu Jabar. Hadir pula beberapa perwakilan peserta Diklatsar.
Ketua Mabisaka Majalengka, Agus Asri Sabana memaparkan Diklatsar Saka Adhyasta Pemilu tingkat Jabar diselenggarakan secara virtual mulai Tanggal 12 - 14 Mei 2020 melibatkan kabupaten/kota se-Jabar. Giat ini, memberikan pemahaman-pemahaman tentang kepemiluan dan pentingnya proses pemilu itu diawasi.
"Bawaslu memandang penting melibatkan pramuka dalam proses kepemiluan karena pramuka sudah teruji netralitas dan independensinya dalam kontestasi politik." Ungkapnya.
Oleh karenanya, kata Agus yang juga Ketua Bawaslu Majalengka, hal itu sejalan dengan tujuan Saka Adhyasta Pemilu dibentuk yakni meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Dalam mewujudkan pemilu yang luber, jurdil, demokratis, dan berkualitas.
"Untuk menyiapkan SDM yang handal itulah kemudian diselenggarakan Diklatsar, juga giat-giat lain yang selama proses pemilu selalu melibatkan pramuka sebagai mitra strategis Bawaslu." Tegasnya.
Namun demikian Ketua Pinsaka Majalengka yang juga Koordinator Sekretariat Bawaslu Majalengka, Nana Rukmana menyampaikan bahwa Saka Adhyasta Pemilu Jabar merupakan yang pertama dirintis dan dilantik di Majalengka. Bertempat di Gedung Yudha Abdi Negara Pendopo Kabupaten Majalengka oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jabar, Kak Dede Yusuf Macan Effendi pada tanggal 8 September 2018.
Sebagaimana dilansir dari laman youtube Bawaslu Jabar, Saka Adhyasta Pemilu merupakan Saka rintisan pertama yang berkonsentrasi kepada pengetahuan pengawasan kepemiluan. Dimana diprakarsai Bawaslu Jabar bekerjasama dengan Kwarda Pramuka Jabar.
Pelaksanaan Diklatsar secara Daring ini bertujuan, pertama, menambah wawasan dan pengetahuan serta meningkatkan keterampilan di bidang kesakaan. Kedua, meningkatkan persaudaraan dan persatuan di kalangan anggota pramuka penegak dan pandega Jabar di tengah pandemi Covid-19.
Ketiga, menciptakan generasi muda yang mandiri, kreatif, dan produktif yang bersifat edukatif. Keempat, mendorong terciptanya anggota pramuka penegak dan pandega yang terampil dan berwawasan.
Dalam kesempatan ini pula, Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jabar, Lolly Suhenti menyampaikan bahwa gerakan pramuka adalah gerakan masyarakat sipil yang menyebar dimana-mana. Bahkan masuk tidak hanya di level kecil, tetapi sudah ada diseluruh Indonesia.
"Karena itu punya peluang yang besar kita untuk mewartakan sebanyak-banyaknya mengenai gerakan Saka Adhyasta Pemilu ini. Pramuka bukanlah lembaga politis, tetapi pramuka juga bukan lembaga yang bisa dipolitisir." Ungkapnya.
Paling penting, menurut Lolly, gerakan pramuka adalah gerakan cinta tanah air yang salah satunya diwujudkan dengan kesiapsiagaan melakukan pengawasan secara partisipatif dan mandiri.
Sedangkan menurut Yusuf Kurnia, Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Jabar, pengawasan pemilu bukan hanya di pengawas pemilu. Tetapi hakikatnya pemilu adalah milik kita semua. Pemilu akan berjalan kalau kita sama-sama awasi.
"Saya yakin dengan kebersamaan melakukan pengawasan pemantauan dengan pramuka, pemilu kita akan jauh semakin lebih sehat. Pemilu akan jalan jauh lebih fair dan jurdil." Terangnya.
Saat yang sama Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Bawaslu Jabar, Wasikin Marzuki, menambahkan selain pramuka bukan lembaga politis dan tidak bisa dipolitisir, tapi pramuka tidak berarti buta terhadap politik. Ketika Saka Adhyasta Pemilu didirikan di Jabar sebagai rintisan, begitu dilahirkan langsung ikut pemilu pertama. Langsung clear sampai hari ini.
"Saka Adhyasta Pemilu merupakan keunggulan komparatif yang dimiliki oleh Bawaslu Jabar, demikian juga Kwarda Pramuka Jabar." Tandas pria yang kerap dipanggil abah ini.
[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]