Rapat Bulanan Bawaslu Diundur, Majalengka Tetap Hadir via Zoom di Hari yang Baru
|
Majalengka — Jadwal memang berubah, tapi kehadiran tidak. Itulah yang dilakukan jajaran Bawaslu Kabupaten Majalengka ketika rapat bulanan Pembinaan dan Evaluasi Bawaslu/Panwaslih yang semula diagendakan Senin, 18 Mei 2026 harus digeser ke pekan berikutnya.
Pengunduran jadwal itu terjadi bukan tanpa sebab. Bawaslu RI tengah mempersiapkan pelaksanaan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil sekaligus Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional — sebuah agenda kelembagaan yang tidak bisa disisihkan begitu saja. Maka rapat pun digeser, jatuh pada Senin, 25 Mei 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Bawaslu Majalengka mengikuti rapat tersebut melalui Zoom Meeting. Yang hadir bukan sembarangan, Kepala Sekretariat beserta jajaran Kepala Sub Bagian (Kasubag) ikut menyimak langsung dari layar masing-masing. Tidak ada yang diwakilkan setengah hati. Rapat ini diikuti dengan serius.
Sesi yang paling dinanti datang dari Biro Perencanaan dan Birokrasi Bawaslu RI. Materi yang dibawakan terbilang teknis tapi penting: daftar pertanyaan dan jawaban seputar tugas dan fungsi Kedeputian Administrasi. Bagi banyak peserta di daerah, sesi semacam ini menjadi kesempatan langka untuk mendapat kejelasan langsung dari pusat terutama soal hal-hal yang selama ini kerap jadi tanda tanya di tingkat kabupaten/kota.
Rapat bulanan model ini memang bukan sekadar rutinitas. Ia menjadi salah satu kanal komunikasi antara Bawaslu pusat dan jajaran daerah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Di situlah kebijakan disampaikan, evaluasi dibahas, dan pertanyaan-pertanyaan lapangan mendapat ruang untuk dijawab.
Bagi Bawaslu Majalengka, keikutsertaan dalam forum seperti ini adalah bagian dari upaya menjaga langkah tetap selaras dengan arah kelembagaan secara nasional terlebih di tengah dinamika kepegawaian dan tata kelola birokrasi yang terus berkembang.
Rapat berlangsung hingga siang hari, dan para peserta dari Majalengka pun kembali ke meja kerja masing-masing — membawa pemahaman baru yang, sedikit atau banyak, akan berguna di hari-hari ke depan.
Penulis: Taufik Hidayat
Editor : Kang Erry