Lompat ke isi utama

Berita

Ajak Masyarakat Berkolaborasi, Bawaslu Jamin Pemilu 2024 Demokratis

[et_pb_section fb_built="1" admin_label="section" _builder_version="3.22"][et_pb_row admin_label="row" _builder_version="3.22" background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat"][et_pb_column type="4_4" _builder_version="3.0.47"][et_pb_text admin_label="Text" _builder_version="3.22.1" background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat"]

Dalam rangka meningkatkan pemahaman kepememiluan terhadap masyarakat, Bawaslu Majalengka melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu kepada Organisasi profesi dan elemen masyarakat lainnya dengan tema "Pengawasan Partisipatif Sebagai Aksi Kolaborasi Bawaslu Dengan Masyarakat Menuju Pemilu Demokratis". Bertempat di Ball Room Hotel Garden Majalengka,  Jumat(07/10/2022).

Hadir lima organisasi yaitu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka, Persatuan Guru Republik Indonesi (PGRI) Kabupaten Majalengka, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Majalengka, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Saka adhyasta pemilu sebagai peserta dalam kegiatan tersebut.

Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri dalam sambutannya menyampaikan harapannya pada pemilu tahun 2024.

"Kami mengharapkan pada pemilu tahun 2024, kita dapat bersama-sama dalam mengawasi pemilu. hal ini untuk menghidari ruang kosong yang berpotensi pelanggaran tetapi tidak bisa di jamah Bawaslu". Ujarnya.

Masih menurut H. Agus, pada pemilu 2024 mari kita hentikan seluruh tradisi politik kotor di bumi sindangkasih ini,  tradisi yang tidak baik itu akan mencederai pemilu yang demokratis, seperti politik transaksional yang pada akhirnya akan melahirkan produk pemilu yang kurang berkualitas.

Pada Kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Zaki Hilmi menyampaikan tantangan yang akan dihadapi dalam pemilu tahun 2024.

"Tantangan pada pemilu tahun 2024, diantaranya  memastikan azas penyelenggaraan pemilu tegak dan dilaksanakan, penyelenggara pemilu yang memeliki komitmen profesional dan berintegritas, pemilu 2024 benar secara procedure, memastikan pihak-pihak yang dilarang partisan untuk tetap netral dan yang terakhir adalah dimensi kontestasi yang harus di antisipasi segala ekses buruknya". Ungkapnya.

Saat memberikan materi, Anggota Bawaslu Kabupaten Majalengka, Dede Sukmayadi menyampaikan tujuan penting koloborasi masyarakat dengan Bawaslu dalam mengawal pemilu.

"tujuan pengawasan partisipatif adalah mengawal agar penyelenggaraan pemilu berjalan dengan demokratis dan berkualitas dengan menjung-jung tinggi azas Luber-Jurdil". Pungkasnya.

acara sosialisasi dilanjutkan oleh dua narasumber lainnya, yaitu Ketua PWI Kabupaten Majalengka, Pardi Supardi dan  PK II STAI PUI, Heru Hoerudin.

[/et_pb_text][et_pb_gallery show_title_and_caption="off" show_pagination="off" _builder_version="3.22.1" gallery_ids="3834,3833,3832,3828"][/et_pb_gallery][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]
Tag
Publikasi