Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Majalengka Perkuat Sinergi Kehumasan di Masa Non-Tahapan

Bawaslu
Dok. Rapat Dalam Kantor Bawaslu Majalengka

Majalengka, 22 Oktober 2025 – Bawaslu Kabupaten Majalengka menggelar rapat dalam kantor dengan agenda Koordinasi Pengelolaan Kehumasan, Peliputan, Dokumentasi, dan Informasi Publik, Rabu (22/10). 

Rapat yang berlangsung di ruang pertemuan kantor Bawaslu Majalengka tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu, Dede Rosada, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan divisi, para kasubag, staf sekretariat, serta peserta PKL dari SMK Negeri 1 Maja. 

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Dede Rosada menekankan pentingnya peran kehumasan sebagai sarana untuk mempublikasikan berbagai aktivitas Bawaslu, khususnya di masa non-tahapan pemilu. Ia menegaskan bahwa publikasi yang baik bukan hanya menunjukkan eksistensi lembaga, tetapi juga menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. 

“Kehumasan harus terus berjalan, bahkan di masa non-tahapan. Melalui publikasi yang aktif dan positif, masyarakat dapat melihat bahwa Bawaslu tetap bekerja menjaga demokrasi, kapan pun dan dalam kondisi apa pun,” ujar Dede. 

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, dan Sengketa (HPS), Ayub Fahmi, mendorong agar seluruh unsur sekretariat ikut berperan dalam mendukung aktivitas kehumasan, setidaknya dengan langkah sederhana seperti memberikan dukungan pada konten media sosial Bawaslu. 

“Kontribusi sekecil apa pun, seperti menyukai atau membagikan konten Bawaslu di media sosial, merupakan bentuk dukungan yang berarti bagi citra lembaga,” ungkapnya. 

Senada dengan itu, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi (SDMO), Nunu Nugraha, mengingatkan agar tim humas terus memperbarui informasi yang disampaikan kepada publik sehingga tetap aktual dan relevan. 

Adapun Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2HM), Fauzi Akbar Rudiansyah, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi antar-divisi dalam penyediaan informasi publik. Ia menjelaskan bahwa fungsi kehumasan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari seluruh bidang kerja yang ada di internal Bawaslu. 

“Setiap orang di Bawaslu sejatinya adalah bagian dari kehumasan. Bukan berarti semua harus menjadi humas, tetapi setiap individu bisa menjadi sumber informasi yang memperkuat kerja publikasi lembaga,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Fauzi juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap tren komunikasi publik yang kini didominasi oleh media sosial. Menurutnya, media sosial menjadi ruang strategis bagi lembaga untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat tanpa bergantung sepenuhnya pada media konvensional. Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas tentang perlunya menampilkan aktivitas harian lembaga melalui konten media sosial sebagai bentuk transparansi dan edukasi publik. Setiap kegiatan, mulai dari rapat, apel, hingga aktivitas administratif, dapat menjadi bagian dari upaya Bawaslu menjawab pertanyaan publik mengenai peran lembaga di masa non-tahapan pemilu. 

Rapat ditutup dengan harapan agar seluruh jajaran Bawaslu Majalengka dapat terus berkolaborasi dalam mewujudkan kehumasan yang informatif, transparan, dan berintegritas.

 “Kehumasan adalah wajah Bawaslu. Melalui sinergi dan kreativitas, mari kita tunjukkan kepada publik bahwa Bawaslu tetap hadir dan bekerja untuk demokrasi yang lebih baik,” pungkas Dede Rosada menutup rapat

Penulis: Pepel Foto : Riska Kurnia N Editor : Kang Erry