Lompat ke isi utama

Berita

30 Srikandi Pengawas Pemilu Ukir Kisah dalam Buku, Lolly: Jangan Pernah Berhenti Menulis

bawaslu
Anggota Bawaslu Lolly Suhenty saat membuka Bedah Buku Srikandi Mengawasi di Kupang, Nusa Tenggara Timur

Kupang – Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, mengajak seluruh ketua dan anggota Bawaslu perempuan di Indonesia untuk terus menulis. Menurutnya, menulis buku menjadi cara penting agar kerja-kerja pengawasan pemilu dan pemilihan dapat diketahui serta diapresiasi masyarakat luas. 

“Teruslah menulis. Karena dengan menulis orang akan memahami apa yang kita perjuangkan. Lakukan perubahan melalui tulisan,” pesan Lolly saat membuka kegiatan Bedah Buku Srikandi Mengawasi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/9/2025). 

Sebagai Koordinator Divisi Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI, Lolly memberikan apresiasi khusus kepada para srikandi yang telah menelurkan karya buku Srikandi Mengawasi Pemilu. Menurutnya, keberhasilan menyusun buku di tengah padatnya tahapan pemilu adalah bukti dedikasi sekaligus keberanian untuk berbagi pengalaman.

“Menulis buku bukanlah sesuatu yang sulit, tetapi juga bukan hal yang mudah ditaklukkan. Semua orang bisa menulis, asalkan ada kemauan untuk belajar. Maka jangan pernah berhenti untuk menulis,” tegasnya.

Buku Srikandi Mengawasi ditulis oleh 30 perempuan pengawas pemilu dari berbagai daerah. Karya ini bukan sekadar kumpulan cerita, melainkan testimoni tentang keberanian, ketekunan, dan integritas perempuan dalam menjaga demokrasi. Tulisan-tulisan tersebut lahir dari pengalaman nyata menghadapi berbagai tantangan sosial, budaya, hingga geografis di lapangan. 

Kegiatan bedah buku ini digelar untuk membagikan inspirasi dari para perempuan pengawas pemilu, memperkuat nilai kesetaraan gender dalam demokrasi, sekaligus membuka ruang dialog antara pengalaman lapangan dengan gagasan para tokoh perempuan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Penulis : Pepel 

Sumber & Poto : Bawaslu RI