Bawaslu Jabar Gelar Diskresi Bahas Penegakan Hukum Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu
|
Bandung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat kembali menggelar ruang diskusi reflektif bertajuk Diskresi: Diskusi Keadilan Demokrasi, pada Jumat (7/11/2025), secara daring melalui platform Zoom Meeting. Agenda ini menjadi wadah berbagi perspektif sekaligus memperdalam pemahaman mengenai penegakan hukum atas dugaan pelanggaran pidana pada Pemilu dan Pemilihan.
Mengusung tema “Penegakkan Hukum Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu dan Pemilihan”, Diskresi menghadirkan tiga narasumber, yaitu Syaiful Bachri selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jawa Barat, Yana Sopyan Koordinator Divisi PP Datin Bawaslu Kabupaten Cianjur, dan Deni Jaelani Koordinator Divisi PP Datin Bawaslu Kabupaten Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir dan berpartisipasi aktif Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Majalengka, Dardiri Edi Sabara, yang mengikuti jalannya diskusi secara daring. Kehadiran Dardiri memperkuat keterlibatan jajaran pengawas pemilu tingkat kabupaten/kota dalam menyamakan persepsi mengenai tata kelola penanganan dugaan pelanggaran pidana pemilu.
Syaiful Bachri dalam pemaparannya menekankan bahwa penegakan hukum pemilu harus dilakukan secara cermat, terukur, dan didukung oleh kerja kolaboratif Sentra Gakkumdu. Ia menegaskan bahwa upaya penindakan tidak hanya berorientasi pada sanksi, tetapi juga menjaga keadilan demokrasi.
Sejalan dengan itu, Yana Sopyan menyoroti pentingnya ketelitian data serta dokumentasi dalam proses pembuktian kasus pelanggaran. Ketepatan informasi, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap laporan memiliki landasan hukum yang kuat.
Sementara itu, Deni Jaelani menggambarkan dinamika politik lokal yang kerap mempengaruhi proses penanganan pelanggaran, sehingga integritas dan profesionalitas pengawas pemilu menjadi kunci utama dalam menjaga objektivitas.
Diskusi yang berlangsung sejak pukul 13.30 WIB tersebut berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang menarik antusias peserta. Diskresi kembali menjadi ruang pembelajaran bersama dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan konsistensi penegakan hukum pemilu.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Jabar berharap terbangun kesadaran kolektif untuk menjaga Pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat, serta memastikan setiap proses penegakan hukum berjalan sesuai prinsip demokrasi.
Penulis: M. Samsudin
Foto: Tangkapan Layar Zoom Meet
Editor: Dardiri Edi Sabara