Bawaslu Majalengka ajak Tiga Alumni Organisasi Pergerakan Mahasiswa untuk wujudkan impian
|
Terus memperluas organ pengawasan, Bawaslu Majalengka melakukan penandatangan kerjasama dengan tiga alumni organisasi kemahasiswaan yang ada di Majalengka yakni PA GMNI, IKA PMII, dan FOKAL IMM di Kantor Sekretariat Bawaslu Majalengka, Jumat (17/06/2022)
Ketua Bawaslu Majalengka, H. Agus Asri Sabana dalam sambutannya memaparkan kegiatan ini tidak lain adalah sebuah impian ikhtiar kita semua. Bawaslu berkepentingan bahwa Pemilu dan Pemilihan 2024 harus berjalan dengan lancar, jujur, adil dan demokratis tentunya tidak bisa dilakukan oleh Bawaslu sendiri, proses pengawasan Pemilu yang notabene ketika berbicara luasan geografi Majalengka jumlah pemilih yang lebih dari satu juta serta berbagai problematika tentunya, perlu bergandengan tangan dengan organisasi kemasyarakatan menjadi sebuah keharusan.
"Kegiatan ini orientasinya ada dua, yang pertama adalah sosialisasi kepemiluan dan identitas untuk mewujudkan Pemilu yang bersih, efisien, demokratis, bermartabat, jujur dan adil. Yang kedua peningkatan kapasitas dan peran partisipasi organisasi kemasyarakatan dalam mengawasi Pemilu dan Pilkada. Ketika kami punya program kaitan dengan sosialisasi Pemilu maka jamaah atau pasukan dari ormas yang ada disini akan menjadi bagian dari kami untuk bersama-sama menyampaikan kepada elemen-elemen masyarakat dalam mewujudkan Pemilu yang demokratis dan bermartabat di Kabupaten Majalengka". Tegasnya.
Melanjutkan hal itu, Ketua Persatuan Alumni GMNI Majalengka, H. Indra Sudrajat, menyampaikan dengan adanya pertemuan ini, kami sangat berharap bahwa dalam proses Pemilu kita bisa bersama-sama untuk mensukseskan Pemilu. Tolak ukur suksesnya Pemilu 2024 kalau bicara Bawaslu adalah bicara output bagaimana kita mencapai kepemimpinan yang berkualitas.
"PA GMNI akan menginisiasi Satgas anti money politic, yang mungkin kedepannya bisa bersinergi dengan Bawaslu Majalengka dan berharap agar Bawaslu menyiapkan infrastrukturnya dari segi aturan/regulasi. Harus ada regulasi-regulasi yang tegas untuk semua jenis pelanggaran Pemilu terutama soal money politic". Imbuhnya.
Hal yang sama di sampaikan oleh IKA PMII Majalengka yang kali ini di wakili oleh Fajar Sidik, ia menegaskan hari ini adalah hari yang istimewa, kami sangat berharap Pemilu 2024 banyak belajar dari Pemilu 2019. Bawaslu dan peserta Pemilu harus benar-benar belajar banyak dari Pemilu 2019.
"Bawaslu tidak bisa sendiri, harus ada komponen-komponen masyarakat untuk mengawal proses tahapan agar indeks Pemilu semakin baik dan Pemilu menjadi berkualitas". Ujarnya.
Di akhir, Ketua Fokal IMM Majalengka, Embed Humed, menyatakan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda ceremonial dengan adanya penandatangan kerjasama ini kita akan menjadi partner, semoga teknis dan tahapannya betul-betul ingin memajukan Majalengka.
"Kami harap Bawaslu bisa memberikan pendidikan Pemilu bagi pemilih pemula. kita sebagai alumni pergerakan harus memberikan warna kepada pemilih pemula tentunya sesuai arahan Bawaslu". Tutupnya
[/et_pb_text][et_pb_gallery fullwidth="on" _builder_version="3.22.1" gallery_ids="3597,3598,3599,3600,3601"][/et_pb_gallery][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]