Dari Kampus untuk Demokrasi, Bawaslu Majalengka Dorong UNMA Ikuti Kompetisi Debat Hukum Pemilu VI
|
Majalengka – Bawaslu Kabupaten Majalengka terus memperluas ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi dalam upaya memperkuat literasi demokrasi dan hukum pemilu. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kunjungan ke Fakultas Hukum Universitas Majalengka (UNMA), Selasa (8/7/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka, Dede Rosada, didampingi Anggota Bawaslu Dardiri Edi Sabara, Kepala Subbagian, serta jajaran staf. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi bagian dari kegiatan Konsolidasi Demokrasi sekaligus sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Bawaslu mengajak Fakultas Hukum UNMA untuk mengirimkan delegasi terbaiknya pada ajang debat tingkat nasional tersebut. Kompetisi ini dinilai bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi hukum, dan memperdalam pemahaman mengenai sistem kepemiluan di Indonesia.
Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka, Dede Rosada, mengatakan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi muda yang memahami demokrasi dan mampu memberikan gagasan-gagasan konstruktif terhadap perkembangan hukum pemilu.
"Kami berharap Fakultas Hukum UNMA dapat berpartisipasi dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI. Ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dalam memahami dinamika hukum kepemiluan sekaligus melatih kemampuan menyampaikan argumentasi secara ilmiah," ujarnya.
Pendaftaran Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu antar Perguruan Tinggi Se-Indonesia ke-6 Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 24 Juli 2026. Kompetisi tersebut secara rutin diselenggarakan oleh Bawaslu RI sebagai bagian dari upaya membangun budaya demokrasi dan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan mahasiswa.
Tak berhenti pada tahap sosialisasi, Bawaslu Kabupaten Majalengka juga menyatakan kesiapannya mendampingi tim dari UNMA apabila memutuskan mengikuti kompetisi tersebut. Pendampingan akan dilakukan melalui diskusi dan berbagi pengetahuan mengenai regulasi serta praktik penegakan hukum pemilu.
"Kami terbuka untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Jika UNMA mengirimkan delegasi, kami siap mendampingi agar peserta memiliki bekal pengetahuan yang lebih komprehensif mengenai hukum pemilu dan isu-isu kepemiluan yang berkembang," tambah Dede.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Majalengka berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat. Selain meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap demokrasi dan kepemiluan, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi yang kritis, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap kualitas demokrasi di Indonesia.
Penulis : Taufik Hidayat
Foto : Sri Amaliah P
Editor : Kang Erry