Investasi Demokrasi dari Sekolah: Bawaslu Majalengka Siapkan Pemilih 2029
|
Majalengka, 22 September 2025 — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majalengka kembali melanjutkan program Bawaslu Goes to School. Kali ini, giliran SMK Negeri 1 Kadipaten yang menjadi tuan rumah setelah sebelumnya program serupa sukses digelar di SMK Negeri 1 Maja, SMK YPIB, SMK Negeri Panyingkiran, dan SMA Negeri 2 Majalengka.
Kegiatan yang dikemas secara interaktif ini menyasar pemilih pemula. Melalui penyuluhan singkat, diskusi, dan sesi tanya jawab, para siswa mendapat pemahaman tentang mekanisme kepemiluan, hak serta kewajiban sebagai pemilih, hingga cara sederhana melaporkan dugaan pelanggaran.
Hadir lengkap jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Majalengka bersama kepala sekretariat dan para kepala sub-bagian. Ketua Bawaslu, Dede Rosada, tampil sebagai pemateri utama dengan pesan kunci: pentingnya membangun kesadaran pengawasan sejak dini.
“Kita tidak hanya ingin siswa paham cara mencoblos. Lebih dari itu, Bawaslu berharap generasi muda bisa menjadi ‘pengawas kecil’ di lingkungannya: tahu haknya, berani bertanya, dan aktif melaporkan jika ada pelanggaran. Dari partisipasi sederhana seperti ini, integritas pemilu 2029 bisa kita jaga bersama,” ujar Dede Rosada.
Dede juga menekankan bahwa menjaga netralitas dan kepercayaan publik merupakan tanggung jawab yang tak mengenal jeda. “Integritas bukan sekadar aturan, melainkan budaya kerja yang harus terus dirawat, bahkan di luar masa pemilu sekalipun,” tambahnya.
Respons siswa cukup antusias. Sesi tanya jawab berlangsung hidup, beberapa peserta mengaku lebih percaya diri setelah memahami cara memeriksa daftar pemilih maupun mekanisme pelaporan masalah di lapangan.
“Awalnya saya tidak tahu kenapa penting memahami pemilu. Sekarang saya jadi paham cara cek daftar pemilih dan bagaimana melapor kalau ada masalah,” ungkap salah satu siswa.
Melalui program Bawaslu Goes to School, Bawaslu Majalengka berupaya menanamkan budaya partisipasi dan pengawasan sejak bangku sekolah. Harapannya, langkah kecil ini menjadi fondasi kokoh untuk menghadirkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas menuju 2029.
Penulis : Pepel
Poto : Ani Mulyani