Lompat ke isi utama

Berita

Penanaman Pohon Manggis Sebagai Simbol Integritas Pengawas Pemilu

Bawaslu Majalengka

Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka Dede Rosada (kanan) tanam pohon manggis sebagai simbol integritas

Majalengka, Senin (20/01) – Dalam rangka Program Nasional Bawaslu RI, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan simbolis Penanaman Pohon Integritas Pengawas Pemilu di halaman Kantor Bawaslu Majalengka. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (20/01) ini bertujuan untuk mempertegas komitmen Bawaslu Majalengka dalam mengedepankan nilai-nilai integritas dan kejujuran dalam pengawasan Pemilihan 2024.

Ketua Bawaslu Majalengka, Dede Rosada, menjelaskan bahwa pohon manggis dipilih sebagai simbol karena melambangkan kejujuran dan integritas yang menjadi prinsip utama dalam pengawasan pemilu. Menurut Dede pemilihan hari Senin Legi atau Senin Manis juga memiliki filosofi yang mendalam, yakni sebagai hari yang penuh dengan integritas, kebijaksanaan, serta keharmonisan.

“Pohon manggis dengan buah yang manis dan kulit yang kasar menggambarkan Bawaslu yang meskipun menghadapi tantangan, tetap berkomitmen untuk menjaga kemanusiaan dan demokrasi dengan penuh integritas,” ujar Dede dengan penuh semangat.

Kepala Sekretariat Bawaslu Majalengka Nana Rukmana juga menambahkan bahwa pohon manggis, yang dikenal sebagai "ratunya buah", memiliki simbolisme yang kuat. Jumlah mahkota dan buahnya yang selalu sama mencerminkan keselarasan antara yang tampak luar dan dalam, serta kejujuran yang tidak terpisahkan.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan seluruh jajaran pimpinan dan staf kesekretariatan Bawaslu Majalengka yang secara gotong royong dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Majalengka.

Semangat Integritas untuk Pemilu yang Lebih Baik

Kegiatan penanaman pohon manggis ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mendorong masyarakat untuk lebih menghargai dan menjaga nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam proses demokrasi.

Bawaslu Majalengka menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas lembaga, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara lembaga, masyarakat, dan semua elemen yang terlibat. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Bawaslu Majalengka optimis dapat mewujudkan Pemilu yang akan datang dengan transparan, adil, dan bebas dari kecurangan.

Dengan harapan besar untuk masa depan demokrasi yang lebih baik, kegiatan ini diakhiri dengan tekad untuk terus menjaga integritas dalam setiap tahapan pemilu demi menciptakan proses demokrasi yang lebih bermartabat di Kabupaten Majalengka.

Penulis: Pepel

Poto: M. Reza Gumilar