Lompat ke isi utama

Berita

Rapat Internal Evaluasi Kinerja Bawaslu Kabupaten Majalengka

[et_pb_section fb_built="1" admin_label="section" _builder_version="3.22"][et_pb_row admin_label="row" _builder_version="3.22" background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat"][et_pb_column type="4_4" _builder_version="3.0.47"][et_pb_text admin_label="Text" _builder_version="3.22.1" background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat"]

Bawaslu Kabupaten Majalengka kembali melaksanakan Rapat Internal dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan. Rapat ini dilaksanakan di sekretariat Bawaslu Kabupaten Majalengka, Jl. Letkol Abdul Gani No.7, Majalengka, Senin (26/10/2020). Dihadiri oleh Ketua, Anggota, dan Koordinator Sekretariat, serta seluruh jajaran staf sekretariat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Para pimpinan menyampaikan lima poin penting yang perlu digarisbawahi yaitu Evaluasi Kinerja Kehumasan, Pengawasan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), Kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP), Penyusunan Riset, terakhir terkait Penyerapan dan Penyusunan Anggaran.

Diawali arahan dari Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana dengan bahasan mengenai ukuran keberhasilan capaian kinerja humas, penyusunan riset netralitas ASN dalam Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Barat, pengawasan DPB, dan Pelaksanaan SKPP. "Dalam kompetisi kita masih dihadapkan pada kompetitor. Oleh sebab itu, harus kita siapkan berbagai amunisi agar kita terus berada pada posisi terbaik. Kuncinya ada pada kita semua." Jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi, Idah Wahidah menerangkan peran humas harus mampu memperkuat citra lembaga. Bagaimana membuat publik tahu akan keberadaan Bawaslu, meliputi tugas, wewenang, program serta capaian-capaian Bawaslu dengan cara berkabar mengenai hal-hal tersebut. Seperti menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui website dan media sosial. "Meski kita tidak punya isu terkait pilkada, bukan berarti kita stagnant, diam ditempat tanpa melakukan aktivitas atau tidak melakukan giat apapun. Karena sangat penting kita untuk memperkuat citra lembaga Bawaslu." Ujar Idah.

Lain halnya Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Lembaga, Dede Sukmayadi, menyampaikan bahwa pentingnya pengawasan terhadap pemutakhiran DPB yang dilaksanakan oleh KPU. Begitu pun penyusunan riset netralitas ASN dalam Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Barat dan Pelaksanaan SKPP luring yang dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran, Abdul Rosyid menambahkan agar semua memahami tugas-tugasnya dan tidak hanya tugas masing-masing saja. Maka dari itu, perlu mereview kembali regulasi-regulasi. Abdul Rosyid juga menerangkan bahwa Divisi Penindakan Pelanggaran sedang membuat aplikasi mengenai tatacara pengajuan laporan dan temuan.

Adapun Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Majalengka, Nana Rukmana mengakhiri rapat internal dengan memberikan pesan kepada jajaran staf sekretariat. "Saat ini kita berada di revolusi industri keempat. Maka kita harus siap dengan adanya zaman internet dan untuk tetap menjaga semangat. Untuk mencapai yang terbaik dan berkualitas, maka hal yang wajar jika kita merasa lelah dan cape. Itu sebuah resiko." Pungkasnya.

[/et_pb_text][et_pb_gallery gallery_ids="1700,1701,1702,1703,1704,1705" fullwidth="on" _builder_version="3.22.1"][/et_pb_gallery][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]
Tag
Publikasi